Oleh karena itu, lanjut Presiden SBY, peta jalan (road map)
yang telah disusun sebagai bagian dari revitalisasi Gerakan Pramuka
sangat penting. Hal ini sekaligus untuk memastikan pendidikan
kepramukaan tetap diminati generasi muda.
"Revitalisasi
mengandung makna penguatan dan akselerasi. Penguatan dan akselerasi
dibutuhkan sebagai sebuah proses transformasi diri melalui organisasi
kepramukan secara independen untuk terbentuknya berbagai fondasi
mendasar," Presiden menjelaskan.
Fondasi pertama, ujar SBY, adalah tumbuhnya sikap cinta tanah air. Kedua, terpupuknya solidaritas kemanusiaan, ketiga terbentuknya budaya kepramukaan, dan keempat terpatrinya budaya ke-Indonesiaan yang warna-warni, berbeda-beda.
Fondasi pertama, ujar SBY, adalah tumbuhnya sikap cinta tanah air. Kedua, terpupuknya solidaritas kemanusiaan, ketiga terbentuknya budaya kepramukaan, dan keempat terpatrinya budaya ke-Indonesiaan yang warna-warni, berbeda-beda.
"Kita
ingin pendidikan kepramukaan tidak tergerus oleh zaman, tetap berperan
besar dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, berilmu,
berbudi pekerti, dan mencintai alam," Kepala Negara berpesan.
Presiden
ingin Gerakan Kepramukaan menjadi instrumen yang dibutuhkan oleh para
siswa, orang tua, sekolah, dan lingkungan sebagai tempat yang
menyenangkan untuk mengembangkan potensi, bakat, dan minat generasi muda
secara positif.
"Pada
kesempatan ini, saya juga ingin mengajak seluruh warga bangsa untuk
turut serta menjadikan Gerakan Kepramukaan sebagai media pembelajaran
yang menarik dan menyenangkan bagi anak-anak kita dalam mencapai
cita-cita dan keberhasilan di masa depan," kata Presiden SBY.
| ||


04.48
Unknown
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar